Pengetahuan

Mengenal Cara Kerja Jig Pengeboran Minyak Dan Gas

Rig pengeboran minyak dan gas beroperasi dengan sistem pengeboran bertingkat, lumpur pengeboran, serta teknologi keamanan untuk memastikan ekstraksi yang efisien, stabil, dan aman dari dalam bumi.

Cara Kerja Rig Pengeboran Minyak dan Gas

Rig pengeboran adalah struktur kompleks yang digunakan untuk mengebor tanah atau dasar laut guna mengekstraksi minyak bumi dan gas alam. Rig ini terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu onshore atau darat dan offshore atau lepas pantai.

Meskipun terdapat berbagai tipe rig pengeboran, prinsip kerja dasarnya tetap sama, yaitu membuat sumur bor hingga mencapai reservoir minyak atau gas di bawah permukaan bumi.

Proses pengeboran dimulai dengan persiapan dan pemasangan rig di lokasi yang telah ditentukan. Struktur rig didirikan, serta sistem pendukung seperti pompa lumpur, sistem pengaman, dan alat pemutar bor dipasang. Setelah itu, dilakukan pengeboran awal atau spud-in process untuk menembus lapisan permukaan tanah. Pipa besar yang disebut casing dipasang untuk menjaga stabilitas lubang dan mencegah runtuhan tanah.

Selanjutnya, pengeboran dilanjutkan dengan drill bit yang dipasang di ujung drill string. Bit ini berputar dan menghancurkan batuan di bawah permukaan. Untuk mendukung proses ini, drilling mud atau lumpur pengeboran dipompa ke dalam lubang bor guna melumasi mata bor, membawa serpihan batu ke permukaan, serta menahan tekanan dari dalam bumi.

Seiring bertambahnya kedalaman pengeboran, casing tambahan dipasang secara bertahap dan disemen untuk memperkuat dinding sumur. Setelah mencapai lapisan yang mengandung minyak atau gas, dilakukan pengujian reservoir untuk menentukan jumlah dan tekanan fluida yang ada di dalamnya. Jika sumur dinilai produktif, maka dilakukan pemasangan sistem produksi permanen. Namun, jika sumur tidak layak untuk dieksploitasi, sumur akan ditutup dengan semen. Dalam tahap produksi, minyak dan gas akan dipompa ke permukaan menggunakan sistem pipa dan kompresor, lalu dialirkan ke fasilitas pemrosesan.

Karena tekanan tinggi dan potensi gas berbahaya, rig pengeboran dilengkapi dengan berbagai sistem keamanan. Salah satunya adalah blowout preventer atau BOP, alat yang dapat menutup sumur secara otomatis untuk mencegah semburan liar akibat tekanan tinggi.

Selain itu, digunakan pula drilling mud system yang berfungsi mengontrol tekanan sumur dan mendeteksi adanya gas berbahaya. Rig pengeboran dapat berbentuk rig darat atau onshore yang lebih stabil atau rig laut atau offshore seperti jack-up rig dan semi-submersible rig yang digunakan untuk pengeboran di perairan dalam.

Dengan teknologi modern, rig pengeboran semakin efisien dan aman dalam mengekstraksi sumber daya energi dari dalam bumi.

Share:

0 Komentar