Halo sob,
Kembali lagi di artikel yang membahas tentang dunia perkapalan,
Pernah nggak sih temen – temen berpikir kok bisa bisa kapal berbelok kekiri maupun kekanan, padahal kapal nggak ada ban mobilnya. Apakah ada campur tangan dari jin penguasa laut?
Eeiitss, tunggu dulu sob, ada penjelasan ilmiahnya, yuk simak ulasan berikut.
Jadi di kapal itu sendiri memiliki sistem kemudi atau istilah otomotifnya Steeering system sob. Untuk beberapa kendaraan air mereka memiliki sistem kemudi khusus yang mampu digunakan untuk beberapa alat – alat trasportasi. Jadi alat ini namanya rudder sob.
Apa itu Rudder ?
Prinsip Kerja Rudder
Rudder adalah salah satu perangkat atau alat yang digunakan untuk melakukan olah gerak manuver kapal. Memilki bentuk pipih melebar seperti sirip belakang ikan, sehingga mampu mengarahkan aliran fluida pada bagian buritan atau belakang kapal.
Fungsi rudder hamper sama dengan sirip belakang ikan, yaitu memberikan gaya dorong kekiri maupun kekanan dengan memanfaatkan aliran fluida sehingga timbul gaya kekiri maupun kekanan pada kapal. Maka kapal dapat bergerak kekiri, kekanan, maupun berputar, atau istilah di perkapalan adalah manuver kapal sob.
Sirkulasi Kapal
Pada perubahan letak kemudi kesamping kiri atau kanan maka akan terjadi gaya baru, yaitu tekanan normal pada setiap kuasan kemudi, sehingga gaya itu membuat pergerakan tertentu dari kapal menuju kearah pusat sob.
Ada Hukum Bernoulli
Jika dimisalkan kemudi yang tenggelam dalam air digerakkan kekanan pada sudut tertentu maka akan terjadi gangguan aliran sehingga kecepatan aliran pada kedua sisi kemudi akan berlainan.
Menurut hukum “Bernoulli” dibagian kiri dimana kecepatan aliran akan naik dan tekanan akan turun, sebaliknya dibagian kanan kecepatan akan berkurang dan tekanan bertambah sob.
Oleh pemberian sudut belok kekanan akan terjadi perbedaan tekanan yang mengakibatkan timbul sebuah gaya yang berarah ke sisi kiri. Jadi kapal bisa berbelok kekanan akibat gaya dorong pada bagian kanan sob.
Fase Kapal Berbelok
- Kemudi mulai diputar sehingga membentuk sudut kemudi, sehingga timbul perbedaan tekanan dan kapal mulai berputar
- Kecepatan sudut putar mulai bertambah sampai pada saat kecepatan sudut konstan.
- Ketika keseimbangan tercapai kecepatan sudut dan kecepatan tangensial tercapat, sedangkan gaya sentrifugal diimbangi ileh gaya – gaya tahanan air
Pada waktu kapal berputar akan terlihat suatu titik yang keakan – akan titik tersebut tidak ikut berputar, titik itu disebut “Centre of Pivoting”.
Oke sob, Sekian dulu dan sampai ketemu di artikel selanjutnya
See you until next time….