Teknologi

Mengenal Lebih Dalam Profesi AI Engineer: Tugas, Skill, dan Prospek di 2025

Tertarik dengan dunia kecerdasan buatan? Pelajari seluk-beluk profesi AI Engineer, mulai dari tugas, skill yang dibutuhkan, hingga prospek karirnya di masa depan.

Aristya Putri13 Januari 2025

Kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar konsep fiksi ilmiah. AI telah menjadi bagian integral dari berbagai aspek kehidupan kita. Contoh sederhananya adalah kehadiran berbagai aplikasi produktivitas canggih berbasis AI seperti ChatGPT, Veed, Eklipse.gg, dan Meta AI.

Namun, tahukah kamu bahwa perkembangan AI ternyata melahirkan sebuah profesi baru? Pekerjaan tersebut bernama AI Engineer. Prospek kerja satu ini pun diyakini akan menjadi salah satu incaran banyak perusahaan, baik pada tahun ini maupun di masa mendatang.

Nah, buat kamu mahasiswa teknik yang masih bingung hendak berkarir di bidang apa, bisa simak penjelasan berikut seputar AI Engineer. Yuk cari tahu tugas, skill dan prospek karir sebagai teknisi ahli AI di sini – siapa tahu kamu berminat!

Apa Itu AI Engineer?

Sederhananya, seorang AI Engineer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem kecerdasan buatan. Mereka adalah jembatan antara teori AI dan aplikasi praktisnya. 

Berbeda dengan ilmuwan data yang fokus pada analisis dan pemodelan, AI Engineer lebih berorientasi pada implementasi dan integrasi sistem kecerdasan buatan ke dalam produk atau layanan.

Mereka bekerja dengan berbagai teknologi, termasuk machine learning, deep learning, dan neural networks, untuk menciptakan solusi cerdas yang dapat memecahkan masalah dunia nyata.

Pemrogram AI juga berperan dalam mengoptimalkan kinerja sistem AI yang sudah ada, memastikan bahwa sistem tersebut berjalan efisien dan efektif.

Mereka juga terlibat dalam proses deployment dan pemeliharaan sistem AI, memastikan bahwa sistem tersebut dapat dikamulkan dan terus beradaptasi dengan perubahan data dan kebutuhan pengguna.

Tugas dan Tanggung Jawab AI Engineer

Seorang AI Engineer memiliki peran yang beragam dalam sebuah perusahaan. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab utama mereka:

  1. Berkolaborasi dengan Data Analyst dan Business Analyst: AI Engineer bekerja sama dengan data analyst untuk memahami perilaku konsumen dan data yang relevan. Mereka juga berkoordinasi dengan business analyst untuk memahami tujuan bisnis dan bagaimana sistem kecerdasan artificial dapat membantu mencapainya.
  2. Mengotomatiskan Perangkat Tim Data Science: Mereka bertanggung jawab untuk mengotomatiskan proses pengolahan data, sehingga data scientist dapat fokus pada analisis dan pemodelan. Ini termasuk membangun pipeline data yang efisien dan kamul.
  3. Menguji dan Menerapkan Model Sistem: Setelah model AI dikembangkan, teknisi bertugas untuk menguji dan menerapkannya ke dalam sistem yang ada. Mereka memastikan bahwa model tersebut berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang diharapkan.
  4. Melakukan Analisis Statistik: AI Engineer juga melakukan analisis statistik untuk mengevaluasi kinerja model dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Analisis ini penting untuk pengambilan keputusan strategis perusahaan.
  5. Mengembangkan dan Memelihara Infrastruktur AI: Mereka bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem AI, termasuk server, cloud computing, dan database.

Skill yag Wajib Dikuasai AI Engineer

Tertarik terjun berkarir di bidang ini? Untuk menjadi seorang teknisi AI yang sukses dan digaji tinggi, kamu perlu menguasai berbagai keterampilan teknis dan non-teknis. Berikut adalah beberapa kemampuan kunci yang dibutuhkan:

  • Pemahaman Mendalam tentang Machine Learning: Ini adalah fondasi utama dari pekerjaan AI Engineer. Kamu perlu memahami berbagai algoritma machine learning dan bagaimana cara menggunakannya untuk memecahkan masalah.
  • Kemampuan Pemrograman: Kamu harus mahir dalam bahasa pemrograman seperti Python, Java, atau C++. Bahasa-bahasa ini sering digunakan dalam pengembangan sistem AI.
  • Statistika dan Matematika: Pemahaman yang kuat tentang statistika dan matematika sangat penting untuk memahami konsep-konsep machine learning dan deep learning.
  • Penguasaan Algoritma: Kamu perlu memahami berbagai algoritma dan bagaimana cara mengimplementasikannya dalam kode.
  • Pengolahan Big Data: Kemampuan untuk mengolah dan menganalisis big data sangat penting, karena sistem kecerdasan buatan seringkali bekerja dengan data dalam jumlah besar.
  • Komunikasi dan Pemecahan Masalah: Teknisi AI wajib mampu berkomunikasi dengan baik dengan anggota tim lainnya dan memecahkan masalah yang kompleks.

Prospek Karir AI Engineer 2025

Prospek karir seorang AI Engineer bisa dikatakan sangat menjanjikan dan terus berkembang pesat seiring dengan adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri. Seorang AI Engineer dapat memulai karirnya sebagai junior engineer dan kemudian berkembang menjadi senior engineer, team lead, project manager, atau bahkan AI architect

Permintaan akan tenaga ahli AI diprediksi dapat terus meningkat secara signifikan. Hal ini dikarenakan banyaknya perusahaan yang menyadari potensi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.

Adapun beberapa contoh penerapan kecerdasan artifisial dalam bisnis yang mulai digencarkan saat ini adalah meningkatkan pengalaman pelanggan terhadap brand, pelayanan brand kepada konsumen, serta inovasi menciptakan produk dan layanan yang lebih dipersonalisasi.

Menariknya, pemanfaatan AI tidak hanya dalam niche teknologi saja. Industri lainnya, seperti keuangan, kesehatan, manufaktur, transportasi, dan ritel, juga mulai mengintegrasikan sistem kecerdasan buatan ke dalam usaha masing-masing.

Kesimpulan

Menjadi seorang AI Engineer adalah pilihan karir yang menarik di era digital saat ini. Dengan pemahaman yang mendalam seputar kecerdasan buatan dan kemampuan beradaptasi yang kuat, kamu dapat mencoba meraih kesuksesan di bidang baru ini. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Share:

0 Komentar

Artikel Terkait